Penulis Produktif Bikin Gerbong Literasi
Madrasah
Oleh
: Muhibuddin
Dari jumlah orang yang berkumpul memang tak banyak.
Belasan orang. Tapi, kebanyakan mereka sudah produktif dalam menerbitkan buku.
Tak tanggung-tanggung. Buku-buku karya mereka berlabel ISBN ( International
Standard Book Number). Kali ini, para writer yang
kesehariannya berprofesi sebagai guru di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten
Tulungagung ini ngumpul bareng untuk membikin gerbong literasi. Gerbong yang diamanati
menggerakkan denyut nadi literasi madrasah di Tulungagung.
Ngumpul
secara luring dengan berprotokol kesehatan, para praktisi literasi itu terlihat
nyantai. Meskipun, Student Centre MAN 1 Tulungagung yang
dijadikan tempat berkumpul, sebenarnya didesain sangat formal. Suasana nyantai itu semakin bertambah gayeng, karena beberapa petinggi Kemenag
yang hadir juga tidak formal dalam memberikan sambutan. Pesan-pesan yang
disampaikan dalam forum ini --kalau boleh disebut forum, lho-- dikomunikasikan
dengan bahasa yang penuh keakraban.
“Semoga
dengan adanya penggerak literasi ini, teman-teman yang pengen menulis buku bisa
segera terbit bukunya,” seloroh Kasi Pendma (Pendidikan Madrasah) Kantor
Kemenag Tulungagung, H. Suryani, M.Ag yang hadir dalam pertemuan ini.
Demikian
pula Kasi Kelembagaan Bidang Pendma Kanwil Kemenag Jatim, Dr Trianto. Dalam
memberikan sambutan sekaligus sebagai nara sumber dalam pertemuan ini, lelaki
yang sangat produktif menulis buku itu juga tak kalah nyantai Bahkan, materi kepenulisan
yang sebenarnya cukup “berat” pun disampaikan dengan selingan guyonan-guyonan
namun tetap komunikatif.
“Nggak susah
kok menulis buku itu. Gampang. Ini beberapa kiat dalam menulis buku,” kata
Trianto seraya menunjuk ke arah layar LCD yang menampilkan power point tentang
trik-trik menulis buku maupun menulis di media.
Pertemuan
yang pertama kali digelar dan dihadiri belasan penulis produktif itu diinisiasi
Kepala MTsN 5 Tulungagung, Drs Muh. Dopir, M.PdI dan beberapa kepala madrasah mulai
MI, MTs dan MA. Targetnya, kali ini, bisa terbentuk kepengurusan komunitas
penggerak literasi madrasah Tulungagung.
“Semua yang
hadir di sini merupakan penulis-penulis yang sudah punya karya dalam bentuk
buku. Makanya, kami berharap, komunitas literasi ini bisa menggerakkan literasi
madrasah di Tulungagung,” ujar Muh. Dopir sembari menayangkan LCD tentang judu-judul
buku karya guru-guru yang hadir dalam pertemuan ini.
Sebagai langkah
awal, pertemuan yang dilaksanakan, Kamis (10/09/2020), secara aklamasi memilih guru MAN 1
Tulungagung, Ali Maschur, S.Pd, Msi sebagai ketua. “Secepatnya mohon segera
dibentuk kepengurusan, biar segera acton,”
pinta Muh. Dopir.
Mantab pak
BalasHapusAlhamdulillah, barakallah Aamiin.Khas gaya tulisan Guru Muhibuddin sip
BalasHapusSiap berkarya agar adrasah berjaya
BalasHapus